Home / News / Workshop Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat Destinasi Pariwisata

workshopDinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Maluku Utara menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Usaha Masyarakat Destinasi Pariwisata diselenggarakan untuk mendorong masyarakat setempat mendapatkan manfaat terutama manfaat ekonomi dari kegiatan kepariwisataan di daerahnya. Kegiatan ini dilaksanakan di 4  (empat) Kota/Kabupaten di Provinsi Maluku Utara yaitu diantaranya pada tanggal 20 Juli 2016 di Kota Ternate,  tanggal 21 Juli di Kota Tidore Kepulauan, tanggal 22 Juli 2016 di Kabupaten Pulau Morotai dan tanggal 23 Juli 2016 di Kabupaten Halmahera Utara.

Kegiatan peningkatan kapasitas usaha masyarakat diselenggarakan dengan memberikan pelatihan mengenai bidang-bidang usaha pariwisata yang dapat dikembangkan/peningkatan kapasitas usaha bagi masyarakat setempat di lingkungan destinasi pariwisata. Pemilihan bidang disesuaikan dengan kebutuhan dan prospek riil di destinasi pariwisata (kabupaten/kota). Dalam peningkatan kapasitas usaha masyarakat diterapkan pendekatan sistemik, dimana masyarakat diharapkan dapat mendapatkan gambaran komprehensif pengembangan usaha bidang pariwisata. Dari peningkatan kapasitas usaha yang ada di destinasi pariwisata, misalnya dibahas bersama mengenai etos kerja dan tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi sehingga tidak mudah putus asa/membangun jiwa kewirausahaan (entrepreneur), peluang (prospek) permodalan, manajemen yang baik (contoh bagaimana memiliki proses keluar masuk uang (cashflow) yang tercatat dan dalam sirkulasi yang sehat), kualitas produk, diversifikasi produk, pengembangan kelembagaan kegiatan usaha.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 orang terdiri dari: masyarakat yang mengembangkan usaha di sekitar destinasi pariwisata (pedagang kaki lima di destinasi wisata, pengelola homestay, pengrajin kuliner, pengrajin cinderamata, pemandu wisata, pengelola atraksi seni dan budaya, pemandu selam (diving), pemandu arung jeram (rafting), pemandu outbond dan bidang lainnya yang ada di destinasi pariwisata). Bernarasumber yang dapat didatangkan dari SKPD bidang UMKM, praktisi keuangan, praktisi UMKM, pelaku usaha yang sukses, ahli pariwisata.